Tips memilih oli motor matic/non-matic yang tepat sebelum touring jarak jauh

touring motor gunung

Touring motor bersama teman, keluarga, atau komunitas adalah kegiatan rekreasional yang menyenangkan untuk menghilangkan penat setelah rutin beraktivitas. Tapi sebelum itu, pastikan dulu kondisi motor Anda, termasuk apakah oli yang digunakan motor Anda sudah tepat atau belum.

Banyak orang beranggapan bahwa yang harus diperhatikan dari oli motor hanya jenisnya: oli motor matic atau non-matic. Anggapan ini sebenarnya tidak salah, tapi kurang tepat juga, karena terlepas dari jenisnya, yang seharusnya lebih kita perhatikan adalah viskositas atau tingkat kekentalannya (umum juga disebut SAE). Artikel ini akan membahas empat tipe viskositas oli untuk motor sebelum melakukan touring jarak jauh.

touring motor besar

Sebelumnya kita harus memahami dulu tentang kekentalan oli atau viskositas. Viskositas harus disesuaikan dengan kebutuhan mesin, karena bila standarnya butuh oli encer, namun dikasih yang kental dengan alasan agar suara mesin lebih halus, lama-lama justru bikin mesin cepat rusak.

Kalau oli terlalu kental maka penyalurannya ke komponen bergerak dalam mesin jadi kurang lancar, terutama saat putaran mesin tinggi. Penyebabnya adalah mesin-mesin keluaran terkini tingkat presisinya juga tinggi, celah antar komponen dibuat rapat-rapat.

mesin motor

Oli SAE 20W-50 yang dikenal sebagai oli paling kental dan punya tingkat penguapan yang sangat rendah. Oli jenis ini digunakan untuk mesin-mesin keluaran lama atau mesin dengan kinerja yang berat. Kalau oli ini digunakan pada motor dengan spesifikasi oli encer, tarikannya akan terasa berat.

Oli SAE 10W-30 adalah oli yang biasa dipakai untuk motor-motor keluaran Jepang terbaru baik yang tipe injection ataupun karburator. Keunggulan dari oli viskositas ini adalah mampu di-start pada suhu dingin -20° Celcius dan mampu mengalir dengan pemompaan hingga -30° Celcius.

Oli SAE 10W-40 adalah oli yang dirancang untuk mesin dengan kinerja tinggi dan direkomendasikan untuk motor keluaran Jepang baik yang injeksi maupun karburator. Saat dilakukan pengujian di salah satu motor keluaran Jepang, sirkulasi pelumas di dalam saluran yang menuju kepala silinder dan komponen lainnya mengalir lebih lancar dibanding oli SAE 20W-50. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi viskositas dari spek yang dianjurkan, maka tekanan oli akan semakin tinggi pula.

Terakhir, SAE 5W-30 yang direkomendasikan untuk motor-motor keluaran Jepang dan sejenisnya, karena oli ini dirancang untuk motor-motor kompetisi yang putaran mesinnya bisa mencapai 14 ribu RPM.


Jadi, apa motor yang Anda gunakan untuk touring? Gunakan oli motor terbaik sesuai dengan spesifikasi motor Anda agar pelumasannya bisa maksimal dan aman digunakan untuk menempuh perjalanan jauh.

Kami merekomendasikan Mobil Super Moto™ Matic 10W-40 yang tidak hanya melindungi mesin skuter 4-tak kesayangan Anda, tapi juga memberi manfaat lebih berupa mesin yang lebih bersih berkat teknologi semi-sintetik performa tinggi. Komponen dan keseluruhan mesin jadi lebih awet, mesin lebih bersih dan beroperasi lancar, komponen rentetan katup dan bantalan jadi lebih awet, dan lebih mudah di-start pada cuaca dingin sehingga kelistrikan pun jadi lebih awet.

Dapatkan Mobil Super Moto™ Matic 10W-40 dan Mobil Super Moto™ 10W-40 (khusus motor non-matic) di bengkel motor terdekat di daerah Anda, atau kunjungi official online store kami di sini.


Source:

https://www.motorplus-online.com/read/253243044/tips-memilih-oli-motor-untuk-digunakan-dalam-perjalanan-jauh?page=all